Berita Terkini
Sentuhan Teknologi Balitbangtan, Tingkatkan Potensi Porang Di Manggarai Timur, NTT

17 Sep 2021        26
Manggarai timur merupakan salah satu Kabupaten yang gencar dalam pengembangan budidaya tanaman porang. Tercatat pada tahun ini sebanyak 1.300 hektare lahan di Kabupaten tersebut dikembangkan untuk budidaya porang. Sentra pengembangan tanaman porang sebelumnya hanya terdapat di dua kecamatan saja. Namun, akhir-akhir ini penyebarannya cukup merata di seluruh kecamatan. Kondisi ini, menunjukkan bahwa animo masyarakat menanam porang dan permintaan pasar sangat tinggi.
 
Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas mengatakan "Tugas Pemda hanya mendorong petani untuk meningkatkan produksi porang dengan tetap menjaga kualitasnya, karena porang ini sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat di Manggarai Timur. Karena itu untuk meningkatkan kualitas Porang maka kita lakukan Bimtek ini, sehingga petani jangan lagi menjual gelondongan tetapi memiliki kualitas sehingga dampaknya ada nilai tambah," ujar Agas.
 
Kegiatan Bimtek penanganan dan pengolahan porang ini dilaksanakan oleh Balitbangtan bersinergi dengan Komisi IV DPR RI dan Pemerintah Daerah yang diikuti oleh 120 orang peserta selama 1 hari. Peserta Bimtek merupakan para petani porang, kelompok wanita tani dan penyuluh dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Manggarai Timur. 
 
Kepala Balitbangtan, Fadjry Djufry dalam sambutannya mengatakan Porang merupakan contoh komoditas yang “seksi”. Komoditas porang saat ini dengan harga yang tinggi memberikan keuntungan yang lebih bagi petani. Namun kita perlu memberikan sentuhan teknologi untuk meningkatkan nilai tambah melalui pengolahan. Ini juga untuk mengantisipasi bila terjadi over suplai di kemudian hari.   
Fadjry mengharapkan dengan diselenggarakannya Bimtek ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Manggarai Timur sehingga lebih semangat dalam membudidayakan porang, dan tentunya diharapkan memberikan penghasilan yang lebih baik bagi bapak ibu pejuang pertanian.
 
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Timur, John Sentris yang turut hadir dalam bimtek ini menyatakan komitmennya dalam mengembangkan porang di Kabupaten Manggarai Timur. John mengatakan “Kabupaten Manggarai Timur akan terus mengembangkan sektor pertanian dan memanfaatkan seluruh dukungan yang telah diberikan, baik dalam bantuan bibit, pupuk, peralatan pendukung dan pelatihan guna memajukan pertanian di Manggarai Timur agar dapat bersaing dan meningkatkan perekonomian masyarakat”.
 
John juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Balitbangtan, Kementerian Pertanian yang telah ikut mendorong pengembangan pertanian di Manggarai Timur. Hal ini sebagai bentuk perhatian pemerintah yang peduli dengan sektor pertanian di daerah kami (Manggarai Timur).
 
Bimtek yang dilaksanakan pekan lalu ini tidak hanya memberikan materi teoritis kepada para peserta, tetapi juga praktik cara pengolahannya mulai dari pengolahan chip porang hingga pengolahan aneka produk turunan tepung porang menjadi mie porang, beras porang, cake porang, selai porang, brownies porang, jelly porang, dan stik porang.
 
Kepala Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian, Prayudi Syamsuri menyampaikan “Dukungan kami terhadap pengembangan potensi porang yang ada di Kabupaten Manggarai Timur terutama sektor pascapanen tidak hanya sebatas Bimtek saja, diakhir acara, 5 Kelompok Wanita Tani dari masing-masing Kecamatan akan diberikan 1 set peralatan produk olahan porang dan alat pembuat mie portable (renoodle) serta  1 kelompok wanita tani akan menerima 1 unit alat pengering chip porang”. 
 
“Diharapkan dengan bantuan yang diberikan dapat meningkatkan produktivitas pengolahan porang menjadi produk yang jauh lebih tinggi nilai jualnya dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat”. Pungkas Prayudi.
      Whatsapp
 
Berita Terbaru